Connect with us

NEWS

NasDem Ingatkan PSI Jangan Asal Kritik Gubernur Anies

Detik Akurat – Anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mempertanyakan arah politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI Jakarta.

Menurut Wibi, PSI hanya asal mengkritik apapun yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tanpa ada solusi yang ditawarkan.

“Saya sampaikan kepada teman-teman PSI sempat ada diskusi, apa sebenarnya PSI ini mau arah ke depannya? Saya rasa-rasa mau serang-serang saja, tapi kan bisa menimbulkan disharmonisasi,” kata Wibi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (30/8).

PSI adalah wajah baru di parlemen ibu kota. Partai dipimpin Grace Natalie ini mendapat delapan kursi DPRD DKI.

Meski berstatus partai baru PSI beberapa kali memang sempat melontar kritik terhadap kebijakan Gubernur Anies.

PSI mengkritik kebijakan Anies soal kenaikan anggaran penyelenggaraan Formula E yang mencapai Rp340 miliar di APBD-P DKI Jakarta 2019.

Dua kader dari partai itu juga sempat menggugat Anies ke Mahkamah Agung soal penutupan trotoar Tanah Abang. MA pun memenangkan gugatan tersebut.

Wibi berujar 106 anggota DPRD DKI Jakarta baru saja dilantik dan diharapkan bekerja untuk warga Jakarta. Namun ia menilai PSI hanya mencari-cari kesalahan Anies.

“Akhirnya yang menonjol adalah faktor kebencian itu. Sementara kita punya tanggung jawab moral kepada warga untuk menenangkan mereka,” ucap dia.

Wibi berkata kritik terhadap kebijakan Anies memang harus tetap dilakukan. Apalagi Nasdem menilai Anies baru punya skor 5 dari 10 pada 2 tahun pemerintahannya.

“Kritik itu perlu dan penting untuk disampaikan kepada Gubernur agar dia tidak berjalan sendirian. Dan kritik itu bukan benci, objektivitas kita yang paling kita kedepankan. Jadi bagaimana dengan akal sehat,” tuturnya.

Baca Juga:

Menteri Puan Bantah BPJS Kerja sama dengan Asuransi China
DKI Siapkan Rp 1,1 Triliun untuk Revitalisasi Trotoar Tahun Depan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in NEWS